Rabu, 11 September 2019

Rehar : Rabu ; 110919.
Kol 3:1-11; Mzm 145:2-3.
10-13b ;Luk 6:20-26
Hari Biasa, Pekan Biasa XXIII

Pada waktu itu,
Yesus memandang murid-murid-Nya, lalu berkata, “Berbahagialah, hai kalian yang miskin, karena kalianlah yang empunya Kerajaan Allah.
Berbahagialah, hai kalian yang kini kelaparan, karena kalian akan dipuaskan.
Berbahagialah, hai kalian yang kini menangis, karena kalian akan tertawa.
Berbahagialah, bila demi Anak Manusia kalian dibenci, dikucilkan, dan dicela serta ditolak.Bersukacitalah dan bergembiralah pada waktu itu karena secara itu pula
nenek moyang mereka telah memper lakukan para nabi.
Tetapi celakalah kalian, orang kaya,
karena dalam kekayaanmu kalian telah memperoleh hiburan.
Celakalah kalian, yang kini kenyang,
karena kalian akan lapar.
Celakalah kalian, yang kini tertawa,
karena kalian akan berdukacita dan menangis.
Celakalah kalian, jika semua orang memuji kalian; karena secara itu pula
nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Renungan;

Dalam Injil hari ini dalam kotbah di bukit versi St Lukas, Yesus mengungkapkan tidak saja sabda bahagia tapi juga ungkapan celaka.
Berbahagialah, hai kalian yang miskin,
karena kalianlah yang empunya Kerajaan Allah.
Tetapi celakalah kalian, orang kaya,
karena dalam kekayaanmu kalian telah memperoleh hiburan. ( Luk 6:20,24).
Karena Yesus tidak mau kita para pengi kutnya terjebak pada kebahagiaan semu yg menyebabkan orang terlena. dan lupa dengan bahaya yg mengancam.
Tuhan Yesus mengajak kita untuk Realistis Memang orang Miskin di hibur supaya bahagia dengan lebih medekatkan diri pada Tuhan sebagai tempat pengiburan. Orng miskin lebih mudah mendekatkan diri pada Tuhan, krn Tuhan selalu menerima memeperlakukan dia baik, sedang orang kaya banyak yg krn kesombongannya memperlakukan orang miskin dengan seenaknya dan menindas, demi keuntungan diri.sedang orang kaya di minta untuk menyadari bahwa kekayaan hanya sementara dan kekayaan dunia dapat dia pakai untuk menjadi harta sorgawi dengan cara menggunakannya bagi kemuliaan Tuhan dan berbagi dengan sesama yg membutuhkannya. harta dunia diberikan Tuhan sbg Ujian dgb maksud menguji iman kita untuk kerelaan berbagi pada sesama.
ingat ” Barang siapa di beri lebih akan di tuntut lebih juga dari padaNya.
Bagaimana dengan anda ?

Masuklah dalam keheningan:
Bagaimana tindakanku kalau aku sebagai orang miskin atau orang kaya saat ini ?
H e n i n g.

Marilah berdoa :
Tuhan Yesus, jamahlah hatiku agar memperhatikan penderitaan sesa maku , dan berusaha mewujudkan empatiku dengan langkah nyata. buanglah kesombongan dan sikap egois dan mau menang sendiri. Supaya aku betul betul layak menjadi muridMu. sb Engkaulah Tuhan dan penyelamat kami. Bapa kami…, Kemuliaan…, Amin(ht).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.