Kamis, 19 September 2019

Romo Budi Wihandono pr

Renungan Kamis 19 September 2019
Merangkul atau menyingkirkan
Sumber : Lukas 7:36-50


Selalu kagum dng sikap Tuhan Yesus yg memberikan pengertian2 baru bgm memperlakukan sesama. Dalam pengalaman sehari-hari, ada kecenderungan nafsu menyingkirkan sesama yg dipandang tidak baik. Atau dianggap tidak pantas untuk bergaul dlm kelompokku, tdk selevel dsb. Klo ada orang yg dinilai lebih rendah kok ikut dlm kelompokku menjadi tdk nyaman. Tindakan spt ini sdh merupakan suatu dosa yg agak umum di masyarakat.

Tuhan dlm sabdaNya hari ini menghendaki spy kita lebih suka merangkul sesamanya drpd menyingkirkan. Peristiwa di rumah Simon orang Farisi membuka pikiran org2 yg ikut makan bahwa tindakan suka menyingkirkan sama dng melawan Allah yg lebih suka merangkul, siapapun dia..bagaimanapun keadaannya.

Indonesia sekian lama terlalu berisik. Berisik krn tokoh2 politik dng pernyataan2 yg lebih suka menyingkirkan lainnya sng berbagai macam cara bahkan termasuk dng cara2 yg amoral. Berisik dng sebagian tokoh2 agama yg dlm kotbahnya lebih suka menyingkirkan dng cara merendahkan agama lain atau bahkan merendahkan sesama tokoh agama yg seagama. Saling hujat dng kata2 kasar, kotor atau menghina seolah2 sbg suatu kebiasaan yg mmg sdh lazim. Tuhan dng segala macam firmanNya lebih menghendaki setiap manusia apapun agama kepercayaannya untuk saling merangkul. Yg suka memecah belah, menyingkirkan itu bukan Tuhan tapi setan. RTCB.GMPD.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.