Minggu, 17 November 2019

INSPIRASI HARI INI
(~ Berjaga dan Siap Siaga~)

By : RP Yos’Ivo Ofmcap Yosin

Saat Harold Camping meninggal dalam usia 92 tahun, muncullah kembali ke permukaan ramalan kontroversial mengenai hari kiamat yang pernah ia ungkapkan. Sudah beberapa kali Harold Camping meramalkan hari kiamat tetapi semua tidak ada yang benar atau tidak terjadi sama sekali. Camping kali pertama memprediksi kiamat akan datang pada 6 September 1994, dan ketika hari itu berlalu tanpa ada kejadian apapun. Ia mengklaim telah membuat kesalahan perhitungan matematika. Lebih dari satu dekade kemudian, Camping dan pengikutnya menyebar peringatan bahwa hari kiamat akan terjadi pada 21 Mei 2011. Pesan ini disiarkan melalui media dan pesan yang sama ditempelkan di mobil-mobil. Ramalan ini menggegerkan dunia; ada yang cemas takut sampai stress, ada yang menjual hartanya dan sampai akan yang melakukan bunuh diri.
Injil pada hari Minggu biasa XXXIII ini mengajak kita untuk memahami makna dari akhir zaman. Apa yang orang pikirkan tentang akhir zaman? Orang tentu berpikir tentang akhir dunia. Orang mengira bahwa dunia ini akan hancur dan semua makhluk akan punah. Situasi chaos dan menakutkan ini telah diramal beberapa kali oleh Harold Camping dan orang lain. Orang-orang yang mengaku beriman saja ikut terpancing untuk percaya pada akhir zaman atau hari kiamat. Orang-orang yang menganggumi keindahan Bait Allah di Yerusalem karena dihiasi oleh batu-batu yang indah dan aneka bahan persembahan. Karena kekaguman lahiriah itu, Yesus menasihati mereka bahwa akan datang saat yang tepat di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain. Semua akan diruntukan. Semua akan hilang. Ketika mereka bertanya kapan saat itu tiba, Yesus menasihati mereka agar waspada terhadap orang yang mengatakan saatnya sudah tiba dengan memakai nama Yesus. Yesus menggambarkan situasi itu dengan menyebut tiga ciri gejala-gejala ini: Akan ada nabi-nabi palsu, akan akan terjadi aneka bencana yang mengerikan dan menakutkan dan Gereja dan anggota-anggotanya akan mengalami penderitaan.
Permenungan tentang hari kiamat juga sudah dinubuatkan Maleakhi dalam Bacaan pertama dari Kitab Perjanjian Lama. Inilah nubuat nya: “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya.
Para sahabat terkasih, apa permenungan kita mengenai akhir zaman? Pertama, sikap waspada. Yesus berkata: “Waspadalah supaya kamu jangan disesatkan” terutama dengan hadirnya nabi-nabi palsu yang mengaku diri sebagai Yesus. Kedua, situasi chaos yang akan terjadi di mana-mana untuk mendahului akhir zaman. Misalya peperangan, pemberontakan, perlawanan, gempa bumi, penyakit sampar, kelaparan, dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Ketiga, pengalaman penderitaan yang akan dialami oleh para murid Kristus. Ketiga hal ini memang berat dan menakutkan. Namun demikian, Yesus juga berjanji untuk tetap menyertai mereka dengan pembelaan tertentu. Sikap kita, kita tidak menghitung kapan saatnya tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri (bdk Mat. 24:36). Kita diminta berjaga dan waspada dengan iman/doa, bertobat dan kasih.

Selamat Hari Minggu🛑. Berkat dan Rahmat Tuhan melimpah atas kita.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.