Selasa, 04 Februari 2020

Rehar : Selasa ; 040220.
Bacaan 1 : 2Sam 18:9-10.14b.
24-25a.30-19:3
Mazmur : Mzm 86:1-2.3-4.5-6
Injil : Mrk 5:21-43
Hari Biasa, Pekan Biasa IV

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Sekali peristiwa, setelah Yesus menyeberang dengan perahu,
datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia.
Ketika itu Yesus masih berada di tepi danau.
Maka datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus.
Ketika melihat Yesus, tersungkurlah Yairus di depan kaki-Nya.
Dengan sangat ia memohon kepada-Nya,
“Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati.
Datanglah kiranya, dan letakkanlah tangan-Mu atasnya,
supaya ia selamat dan tetap hidup.”
Lalu pergilah Yesus dengan orang itu.
Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia
dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
Adalah di situ seorang perempuan
yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib,
sampai habislah semua yang ada padanya;
namun sama sekali tidak ada faedahnya,
malah sebaliknya: keadaannya makin memburuk.
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus.
Maka di tengah-tengah orang banyak itu
ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
Sebab katanya, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Sungguh, seketika itu juga berhentilah pendarahannya
dan ia merasa badannya sudah sembuh dari penyakit itu.
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui,
bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya,
lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya,
“Siapa yang menjamah jubah-Ku?”
Murid-murid-Nya menjawab,
“Engkau melihat sendiri
bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu!
Bagaimana mungkin Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?”
Lalu Yesus memandang sekeliling-Nya
untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.
Maka perempuan tadi menjadi takut dan gemetar
sejak ia mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya.
Maka ia tampil dan tersungkur di depan Yesus.
Dengan tulus ia memberitahukan segala sesuatu kepada Yesus.
Maka kata Yesus kepada perempuan itu,
“Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.
Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”
Ketika Yesus masih berbicara
datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata,
“Anakmu sudah mati!
Apa perlunya lagi engkau menyusahkan Guru?”
Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka
dan berkata kepada kepala rumah ibadat,
“Jangan takut, percaya saja!”
Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut serta,
kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
Dan tibalah mereka di rumah kepala rumah ibadat,
dan di sana Yesus melihat orang-orang ribut,
menangis dan meratap dengan suara nyaring.
Sesudah masuk, Yesus berkata kepada orang-orang itu,
“Mengapa kamu ribut dan menangis?
Anak ini tidak mati, tetapi tidur!”
Tetapi mereka menertawakan Dia.
Maka Yesus menyuruh semua orang itu keluar.
Lalu Ia membawa ayah dan ibu anak itu,
dan mereka yang bersama-sama dengan Yesus masuk ke dalam kamar anak itu.
Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya, “Talita kum,”
yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”
Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan,
sebab umurnya sudah dua belas tahun.
Semua orang yang hadir sangat takjub.
Dengan sangat Yesus berpesan kepada mereka,
supaya jangan seorang pun mengetahui hal itu,
lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan :
Injil hari ini mengisahkan mukjezat penyembuhan bahkan membangkitkan orang mati.
Datang kepada Yesus baik itu terang terangan maupun sembunyi sembunyi asal di dasari Iman yang teguh pasti kebaikan.
hal ini dialami oleh seorang wanita yg menderita pendarahan sudah dua belas tahun dan tentu sudah berobat kemana mana tanpa membuahkan hasil yg ada hanya menghabiskan hartanyg ada pada nya. saat dia percaya dan datang kepada Yesus tanpa biaya seperserpun Yesus menyembuhkannya. dan terbukti ”
Maka kata Yesus kepada perempuan itu,
“Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”
( Mrk5:34).
Begitu juga ketika Yesus masih berbicara dgn Yairus seorang kepala rukah ibadat yg datang mohon kesembuhan anaknya yg sakit . datanglah orang memberi kabar bahwa anaknya (Yairus) telah mati Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat,
“Jangan takut, percaya saja!”
Yesus masuk ke dalam kamar anak itu.
Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya, “Talita kum,”
yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”
Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, ( Mrk5:39)
Kuncinya adalah , Percaya saja .
Hal ini juga berlaku untuk kita . dalam segala hal mari kita percayakan segala sesuatunya kepada kebijaksanaan Tuhan.
jangan takut melainkan Percaya lah.
Bagaimana dengan anda ?

Masuklah dalam keheningan.
Jangan Takut , Percayalah Pada Yesus.
H e n i n g

Marilah berdoa ;
Tuhan Yesus ,Terima kasih atas peneguh an Mu Tuhan, bahwa jika kami percaya dengan Teguh maka semua akan menjadi baik di dalam Engkau. Engkaulah Sumber kehidupan dan berkat, Lingdungilah kami Ya Tuhan dan teguhkanlah Imanku kepadaMu. sb Engkau lah Tuhan dan penyelamat kami, Bapa kami…, Kemuliaan …, Amin(ht).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.