Sabtu, 28 Maret 2020

Romo Vincentius Kaya Watun OMI

Yesus dan Yeremia dalam bacaan hari ini diancam untuk dibunuh, sebab mereka membongkar kebobrokan dan borok-borok masyarakat. Keduanya melakukan operasi spiritual agar umat Tuhan hidup sesuai dengan ketetapan dan kehendak Tuhan. Kejahatan yang sudah mengakar menjadi budaya, para pendukungnya merasa aman dan nyaman di dalamnya, dan menyebabkan kematian nuraninya. Akibatnya, semua nilai di jungkir balikkan; apa yang jahat menjadi baik di mata pelakunya. Namun jangan takut, mereka tidak punya akar kuat karena hanya khayalan iblis. Lawanlah selalu dalam Tuhan. “Yesus, dalam Roh Kudus, satukan aku dengan Dikau. Biarlah aku belajar dari Engkau Guruku bahwa cinta sering dibalas dengan kebencian. Namun bagi yang takut akan Tuhan, mengenal dan percaya kepadaMu, tabah dan ulet penuh penyerahan. Semoga aku mengenakan kekuatan ilahiMu untuk menghalau kematian nurani yang menjadi sumber dosa dan kejahatan. ‘Ini aku utus aku’ Amin.” (Yer 11:18-20; Mzm 7:2-12; Yoh 7:40-53)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.