Sabtu, 23 Mei 2020

Romo Vincentius Kaya Watun OMI

Beranikah kita bersikap seperti Apolos yang menyadari kemampuannya mewartakan Yesus berdasarkan kitab suci dan sekaligus terbuka menerima masukan orang lain demi aktivitas pewartaan tentang Yesus? Dengan kecakapan ia berani mewartakan berdasarkan kitab suci bahwa Yesus adalah Tuhan. Tuhan selalu menambahkan pengajar yang dibutuhkan Gereja. Nama Yesus yang diimani menjadi jaminan meminta kepada Tuhan Bapak. Jika boleh meminta dan akan dikabulkan. Permohonan yang paling penting adalah memohon kehadiran dan penyertaan Roh Kudus. Yesus, dalam Roh Kudus, teguhkanlah aku agar tidak mudah terpengaruh oleh tuduhan-tuduhan yang membuat aku meragukan Yesus Kristus. Tanamkanlah dalam diriku sikap lapang hati dan terbuka terutama turut menunjang keberhasilan dan kemajuan sesama. Mampukanlah aku untuk semakin menghayati kehadiran-Mu di setiap langkah hidupku. ‘Ini aku utus aku’ Amin.” (Kis 18:23-28; Mzm 47:2-10; Yoh 16:23b-28)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.