Sabtu, 11 Juli 2020

Romo Budi Wihandono pr

Renungan Sabtu 11 Juli 2020
PW. St. Benediktus Abas
Yg kekal dan sementara

Sumber : Matius 10: 24-33

Tuhan Yesus bersabda supaya kita tdk perlu takut thd apa yg membunuh badan, tapi takutlah thd apa yg membunuh jiwa. Secara gampang Tuhan Yesus menghendaki kita untuk memperhatikan keselamatan jiwa, mendadani jiwa daripada sekedar banyak mendadani tubuh atau badan. Mendadani jiwa artinya memberi prioritas pada perbuatan yg membawa kekekalan hidup.

Marilah kita mohon pengampunan Tuhan. Hidup ini bersifat sementara saja. Semua akan berakhir. Sdh saatnya kita memikirkan hal yg membawa kekekalan. Mungkin hidup kita di masa lalu, atau saat ini masih kurang dalam mendadani jiwa kita. Kita gunakan apa yg kita miliki lebih banyak untuk hal-hal yg membekali kita dalam hidup kekal.

Marilah kita mohon belas kasihan Tuhan. Kita berasal dari ketiadaan tetapi menuju kekekalan. Kita mohon belas kasihan Tuhan agar ketika kita kembali pada Tuhan, kekekalan kita adalah kekekalan yg bersifat membahagiakan bukan kekekalan yg membawa penderitaan.RTCB.GMPD.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.