Selasa, 11 Agustus 2020

Romo Vincentius Kaya Watun OMI

Nabi Yehezkiel sebagai pewarta, diminta memakan gulungan kitab. Pada mulanya terasa manis, kemudian terasa pahit tak terhindarkan, namun dia harus terus mengunyah dan memakannya. Demikianlah tantangan-2 yang harus dia hadapi. Hiduplah di hadapan Tuhan sebagai orang beriman, seperti anak kecil yang polos, jujur dan percaya penuh pada orang tuanya. Kita anak-2 Tuhan harus tetap percaya bahwa dalam situasi apa pun, Tuhan tetap mengasihi kita. “Yesus, dalam Roh Kudus, Aku percaya akan tugas perutusan yang Engkau berikan kepadaku. Engkau tetap mendorong dan selalu menguatkan serta memampukan aku dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan-Mu, dengan berbagai konsekuensi yang aku hadapi. Terima kasih atas Kasih-Mu padaku yang tak terbatas. Engkau tidak akan membiarkan aku hidup tanpa kasih-Mu. Tuntunlah Aku agar selalu menimba kasih-Mu dan menjadi saksi kasih-Mu. ‘Ini aku utus aku’ Amin.” (Yeh 2:8-3:4; Mzm 119:14-131; Mat 18:1-14)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.