Rabu, 04 November 2020

Sabda Kehidupan
Rabu 04 November 2020
Lukas 14:27
“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”

Dengan mengajak semua pengikutNya memikul salib, menyangkal diri, meninggalkan segalanya, Yesus menghendaki agar kita punya senjata ampuh untuk berjuang melawan iblis dan semua manifestasi kekuatannya di dunia. Tanpa prinsip hidup yang kuat dan berakar hanya dalam Tuhan, betapa mudahnya kita terombang-ambing gelombang kehidupan, tertiup angin dan tercabut dari akarnya, terpisah dari Tuhan. Sebagai tanda kasihNya, Yesus mengajak kita untuk menjadi ranting yang menyatu dengan pokok anggur, ialah Yesus sendiri. Yakin bahwa segala jaminan hidup ada padaNya, dan saat salib berat harus dipikul, kita tidak sendirian memikulnya. Yesus bahkan telah lebih dahulu memikulkan untuk kita. Salib itulah senjata kita, tanda nyata penyangkalan diri: bukan kehendakku melainkan kehendak Allah yang terjadi. Salib menjadi jalan dan jembatan saat jurang kesesatan menganga siap menelan kita agar binasa terpisah dari kasih Allah. Salib menjadi tempat bersandar saat dunia terbukti tak mampu menjadi sandaran jiwa kita. Salib menjadi kekuatanku tatkala keinginan untuk lari dari tanggungjawab, tidak peduli, menyerah, datang menggoda. “Satukan aku dengan salibMu ya Yesus, kuatkan aku memikulnya, bersamaMu aku akan menang.”

Selamat menjalani hari baru penuh syukur. Yesus menyertai🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.