Sabtu Suci, 03 April 2021

===============Bait Pengantar Injil

ALLELUYA – ALLELUYA

===============
SIRAMAN ROHANI                                                                                                                   
INJIL MARKUS
16: 1 – 8

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?” Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-muridNya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakanNya kepada kamu.” Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-muridNya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.

Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus

Sabtu Suci, 03 April 2021                                                                                                                      
RP Fredy Jehadin, SVD
 
Tema: Tanpa Kebangkitan Sia-Sialah Iman Kita!

Markus 16: 1 – 8)

Saudara-saudari … Ada orang yang mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan sesudah kematian. Kematian tubuh adalah akhir dari semuanya. Karena itu bagi orang yang berpikir demikian, kehidupan selama di dunia harus dimanfaatkan dengan sangat baik karena cuma sekali hidup. Tidak ada hidup lagi selanjutnya. Itulah konsep pemikiran mereka dan itulah yang mereka percayai. Tetapi mayoritas penduduk dunia sungguh percaya bahwa kehidupan manusia bukanlah berakhir pada kematian tubuh, tetapi akan ada kelanjutannya. Karena itu selama di dunia ini, selain memperhatikan kebutuhan jasmani, mereka juga sangat memperhatikan kehidupan rohani, kehidupan jiwa. Mereka percaya bahwa manusia adalah mahluk yang punya tubuh dan jiwa. Jadi keduanya harus diperhatikan secara seimbang agar keduanya mengalami kebahagian.
Bagi kita orang kristen, kebangkitan itu adalah satu kenyataan yang sangat pasti. Yesus kristus, Tuhan kita, yang adalah kepala kita, sudah mengalami kebangkitan itu sendiri. Dia hidup bersama orang tuanya, bersama para murid-Nya, ditangkap dan disiksa, kemudian disalibkan dan mati di salib. Ia dikuburkan dalam makam yang sudah disiapkan oleh Yusuf dari Arimatia, tetapi sesudah tiga hari Ia bangkit kembali dari kematian-Nya. Sesudah kebangkitan-Nya, Ia bertemu para murid-Nya, makan bersama mereka. 40 hari sesudah kebangkitan-Nya, Ia naik ke surga ke tempat asal-Nya, di mana ia pernah tinggal bersama Bapa-Nya sebelum dunia diciptakan. Sebelum Dia berpisah dengan para murid-Nya Dia berkata: “Aku akan pergi mendahului kamu untuk menyiapkan tempat bagi-Mu. Aku menghendaki, agar di mana Aku berada, kamu pun ada bersama Aku.” Perkataan Yesus ini mau menegaskan kepada para murid-Nya dan juga kepada kita bahwa sesudah kehidupan kita berakhir di dunia ini, kita akan beralih kepada dunia baru, hidup bersama Tuhan untuk selamanya. Kalau Kristus tidak bangkit dari kematian-Nya, sia-sialah iman kita. Tetapi karena Dia sungguh bangkit dan disaksikan oleh para murid-Nya maka para murid-Nya pun berjuang dengan penuh semangat dan malah ada yang berani mati demi Kristus. Sebagai murid Kristus, sudah seharusnya kita bersyukur kepada Kristus karena Dia sudah dengan jelas menjelaskan kepada kita apa yang akan terjadi sesudah kehidupan kita di dunia ini berakhir. Kita tahu dengan pasti ke mana kita pergi dan dengan siapa kita akan hidup sesudah kita berpindah tempat. Semua yang diajarkan Kristus adalah benar dan selalu menjadi kenyataan. Yang paling penting untuk kita para pengikut Kristus adalah tetap menghayati dan mengamalkan ajaran Kristus dan berpegang teguh pada iman akan Kristus dan akui kesalahan dan dosa kalau kita jatuh dalam dosa dan kembali bertobat memohon ampun dari Tuhan.

Saudara-saudari … Pertobatan juga diartikan sebagai kebangkitan. Kita harus bangkit dari kejatuhan kita, dari kebiasaan buruk kita, dari cara berpikir dan tingkah laku yang menjauhkan kita dari Tuhan. Pada hari Sabtu suci ini ini, sebagai orang Kristen, kita berdoa dengan penuh iman agar kita boleh dibangkitkan bersama Kristus yang akan BANGKIT di hari pertama dalam pekan, yaitu pada hari Minggu pagi, sehingga dengan demikian kebangkitan Kristus sungguh bermakna bagi kita masing-masing.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.