Minggu, 11 April 2021

ANTIFON PEMBUKA —  1Ptr. 2:2⁣

Jadilah seperti bayi yang baru lahir, yang selalu haus akan air susu rohani yang murni supaya olehnya kamu tumbuh dan diselamatkan. Alleluya.⁣⁣

ATAU  — Ezr. 2:36-37⁣

Rasakan betapa nikmat kemuliaanmu sambil bersyukur kepada Allah yang telah memanggil kamu masuk Kerajaan Surga. Alleluya.⁣

PENGANTAR⁣

Paskah kedua ini bertepatan dengan Gereja yang memberikan hormat dan bakti akan Kerahiman Tuhan Yesus. Hari ini Gereja merayakan Pesta Kerahiman llahi. “Aku menghendaki Pesta Kerahiman Ilahi menjadi tempat perlindungan dan tempat bernaung bagi segenap jiwa-jiwa, teristimewa para pendosa yang malang. Pada hari itu, lubuk belas kasih-Ku yang paling lemah-lembut akan terbuka. Aku akan mencurahkan suatu samudera rahmat atas jiwa-jiwa yang menghampiri sumber kerahiman-Ku.” Begitulah pesan Yesus yang diterima oleh Santa Faustina, penerima anugerah kerahiman Allah. Salah satu gambaran kerahiman disimbolkan dengan “Darah dan Air”. Pikiran kita segera melayang pada kesaksian yang diberikan Yohanes, pengarang Injil, yang, ketika seorang prajurit di Kalvari menikam lambung Kristus dengan tombak, melihat darah dan air memancar dari-Nya (bdk. Yoh 19:34). Di samping itu, jika Darah mengingatkan kita akan Kurban Salib dan anugerah Ekaristi, maka Air, dalam simbolisme Yohanes, melambangkan bukan saja Pembaptisan, melainkan juga karunia Roh Kudus (Dives In Misericordia – Kaya dalam Kerahiman).⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah kita berdoa (hening sejenak). Allah Yang Maharahim, dalam perayaan pesta Paskah ini, Engkau menyalakan iman umat yang dikuduskan bagi-Mu. Tambahkanlah rahmat yang telah Engkau anugerahkan agar kami semua semakin memahami betapa agung pembaptisan yang menyucikan kami, betapa luhur Roh yang melahirkan kami kembali, dan betapa mulia darah yang menebus kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U Amin.⁣⁣

ATAU: ⁣

Marilah kita berdoa (hening sejenak). Ya Allah, berkat kebangkitan Putra-Mu yang terkasih, Eng kau telah mengumpulkan kami sebagai umat-Mu yang baru. Kami mohon, penuhilah kami dengan rahmat dan  damai-Mu sehingga kami senantiasa sehati dan sejiwa serta semakin berkembang dalam cinta kasih dan persaudaraan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U Amin.⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 4:32-35

“Kumpulan orang yang percaya itu sehati dan sejiwa.”

Kumpulan orang yang telah percaya akan Yesus sehati dan sejiwa. Dan tidak seorang pun yang berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus, dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Di antara mereka tidak ada seorang pun yang berkekurangan. Karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 118:2-4.16ab-18.22-24

Ref. Bersyukurlah kepada Tuhan, karna baiklah Dia!

  1. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah kaum Harun berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah orang yang takwa pada Tuhan berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!”
  2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan. Tuhan telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan daku kepada maut.
  3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 5:1-6

“Semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia.”

Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya. Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Dan perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia, yakni iman kita. Tidak ada orang yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah! Dia inilah yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan saja dengan air tetapi dengan air dan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Yoh 20:29) Yesus bersabda, “Hai Tomas, karena melihat Aku, engkau percaya; berbahagialah yang tidak melihat namun percaya.”

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 20:19-31

“Delapan hari kemudian Yesus datang.”

Setelah Yesus wafat di salib, pada malam pertama sesudah hari Sabat, berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus, berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Sesudah berkata demikian, Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menghembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Pada waktu Yesus datang itu Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka kata murid-murid yang lain kepada-Nya, “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu, dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku. Ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah!” Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini. Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh imanmu kamu memperoleh hidup dalam nama-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Gregorius Dedi SCJ

Vivat Cor Jesu, Per Cor Mariae.

Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, gembira sekali bisa berjumpa kembali dengan anda sekalian, dalam Renungan Singkat Dehonian, hari ini, Minggu 11 April 2021. Hari ini adalah Minggu Paskah II yang juga merupakan Hari Kerahiman Ilahi. Pertama tama marilah kita dengarkan Injil hari ini yang di ambil dari Injil Yohanes 20:2030.

Para pendengar Resi Dehonian terkasih, hari ini adalah hari istimewa karena merupakan hari Kerahiman Ilahi, saya mengutip dari Katolisitas.com tentang hari Kerahiman Ilahi, maka anda bisa menggunakan sarana Katolisitas.com untuk menggali lebih banyak tentang Kerahiman Ilahi dan tema tema Kekatholikan lainnya. Kerahiman Ilahi adalah sebuah devosi Katolik kepada cinta belas kasihan Allah dan keinginan untuk membiarkan cinta dan rahmat tersebut mengalir melalui hati seseorang terhadap orang-orang yang membutuhkan hal itu.[ Devosi ini terkait dengan penampakan Yesus yang diterima Santa Maria Faustina Kowalska (1905–1938), yang dikenal sebagai Rasul Kerahiman Ilahi. Devosi ini meliputi doa khusus seperti Koronka Kerahiman Ilahi. Bapa Suci Yohanes Paulus II menetapkan Hari Minggu setelah Minggu Paskah sebagai Minggu Kerahiman Ilahi. Sejak saat itu Gereja universal secara resmi merayakan Pesta Kerahiman ilahi.

Arti biblis dari “Kerahiman”. Dalam bahasa Ibrani: belas kasih Ilahi disebut dengan istilah rahamim dan khesed, yaitu dua ungkapan yang dipakai untuk menyebut sifat kasih Allah. Kata “rahamim” ada kaitannya dengan kata “rehem” yang artinya “rahim atau kandungan”. Dengan demikian, rahamim (terjemahannya: kerahiman) adalah sifat kasih Allah yang serupa dengan sifat rahim seorang ibu. Seperti rahim yang “melindungi, menghidupi, menghangatkan, memberi pertumbuhan, menjaga, menerima tanpa syarat, membawa kemana-mana”. Demikian pula kasih Allah terhadap umat manusia. Dengan kerahiman-Nya, Allah melindungi, menghidupi, menghangatkan, memberi pertumbuhan, menjaga, menerima tanpa syarat, membawa kemana-mana. Seperti janin tidak dapat hidup dan berkembang tanpa rahim ibu, demikian pula manusia tidak akan dapat hidup tanpa kasih kerahiman dari Allah.

Maka Paus Yohanes Paulus II mengajak kita agar mewartakan budaya kehidupan dan bukannya budaya kematian. Paus Fransiskus juga mengajak kita mewartakan Injil yang artinya kabar gembira. Di tengah dunia yang di penuhi berita berita hoax, caci maki, bullying, gossip, maka kita di ajak untuk mengembangkan jalan kasih yang mencintai, mengayomi dan menghibur orang orang miskin dan teraniaya.

Pertama tama yang harus kita lakukan agar memiliki Kerahiman Ilahi adalah dengan berdoa dan percaya kepada Allah serta Yesus Kristus. Injil Yohanes sangat menekankan unsur percaya, maka kisah tentang Thomas adalah sebuah kontras ketidak percayaan pada Kristus yang telah bangkit. St. Anselmus mengatakan : “Credo ut intellegam” yang artinya aku percaya supaya dapat mengerti. Metode iman adalah bertitik tolak dari hati dan bukan dari hasil observasi atau pengamatan dan falsifikasi atau pembuktian dari suatu teori ilmu pengetahuan. Kita perlu rendah hati dan memohon rahmat Tuhan untuk dapat mengerti akan kehadiran Tuhan dalam hidup kita sehari hari.

St. Yohanes dari Salib mengatakan: “Iman dan Cinta adalah seperti kerelaan kita untuk mau di bimbing orang yang buta, menuju ke suatu situasi yang tidak menentu dan tidak pasti atau kita mau di tuntun untuk meninggalkan zona nyaman dalam hidup kita. Orang buta memang tidak mampu melihat tetapi dia memiliki pengalaman dan intuisi untuk mengantar kita kepada Allah yang tersembunyi.” Amin.

SYAHADAT⁣

DOA UMAT⁣

I : Kristus telah bangkit dan bersabda kepada para murid, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Marilah kita berdoa kepada Bapa yang telah mengutus Putra-Nya demi keselamatan dan damai sejahtera kita.⁣

L : Bagi para gembala umat beriman : Semoga para gembala umat beriman mempergunakan daya penyembuhan, pengampunan, dan pendamaian yang dipercayakan oleh Yesus kepada mereka untuk mengabdi Umat Allah dan melayani orang-orang yang mencari kebenaran. Marilah kita mohon … ⁣

U : Kobarkanlah semangat belas kasih-Mu dalam hati kami, ya Tuhan.⁣

L : Bagi mereka yang memegang pemerintahan dalam masya rakat kita: Semoga para pemimpin masyarakat lebih dijiwai semangat kasih dan solidaritas kepada rakyat-Nya terutama yang miskin dan kurang beruntung daripada semangat mencari kepentingan sendiri. Marilah kita mohon… ⁣

U : Kobarkanlah semangat belas kasih-Mu dalam hati kami ya Tuhan.⁣

L : Bagi mereka yang sedang sakit, menderita, dan mengalami cobaan hidup: Semoga mereka yang sedang menderita tetap percaya kepada Tuhan, Sang Penyembuh dan Pemberi hidup. Marilah kita mohon … ⁣

U : Kobarkanlah semangat belas kasih-Mu dalam hati kami, ya Tuhan.⁣

L : Bagi umat di paroki kita dan di tempat-tempat lain: Semoga iman kepada Yesus menuntun kita sehingga dapat mempercayai kebaikan orang lain dan dipersatukan dalam cinta kasih-Nya. Marilah kita mohon … ⁣

U : Kobarkanlah semangat belas kasih-Mu dalam hati kami, ya Tuhan.⁣

I : Allah Bapa Yang Maharahim, Putra-Mu yang bangkit telah menyatakan belas kasih-Mu. Semoga kerukunan dan cinta kasih di antara kami, menjadi tanda bagi semua orang yang menyaksikan cara hidup kami bahwa Engkau berbelas kasih kepada siapa pun. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. U : Amin.⁣⁣

LITURGI EKARISTI⁣

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Ya Allah, terimalah persembahan umat-Mu (dan persem bahan baptisan baru). Semoga setelah diperbarui dengan mengakui nama-Mu dan menerima pembaptisan, me reka dapat mencapai kebahagiaan yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U : Amin.⁣⁣

ATAU: ⁣

Allah Bapa Yang Mahakudus, bersama dengan persembahan roti dan anggur ini, kami serahkan hidup kami kepada-Mu. Kami mohon teguhkanlah iman dan harapan kami akan hidup baru berkat kebangkitan Putra-Mu. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami. U : Amin⁣⁣

PREFASI PASKAH I ⁣

ANTIFON KOMUNI  —  Yoh. 20:27⁣

Ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku. Jangan sangsi lagi, tetapi percayalah. Alleluya.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah kita berdoa: Allah Yang Mahakuasa, kami mohon, semoga rahmat sakramen Paskah yang telah kami terima terus bekerja di dalam hati kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U : Amin. ⁣⁣

ATAU: ⁣

Marilah kita berdoa: Ya Allah, Engkau telah hadir di tengah-tengah kami melalui Yesus Kristus, Putra-Mu, yang telah bangkit dengan jaya. Semoga, kami selalu menyadari bahwa kini la hidup, hadir dan selalu menyertai kami hingga kami mencapai kebaha giaan surgawi yang Kaujanjikan. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami. U : Amin.⁣

Link Audio http://katolikindonesia.com/2021/04/10/minggu-11-april-2021/

Sumber https://resi.dehonian.or.id/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.