Sabtu, 27 Juni 2020

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Sabtu, 27 Juni 2020

Rat 2:2,10-14,18-19
Mzm 74:1-7,20-21
Mat 8:5-17

Work and Pray From Home

Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.  –  Mat 8:8

 
Pandemi yang terjadi saat ini menyebabkan banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Semenjak kasus ini menyeruak, pemerintah menggagas agar masyarakat menjaga jarak dalam segala aktivitasnya dan sebisa mungkin untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

Tidak terkecuali bagi umat Katolik, beribadah di rumah merupakan perubahan dan tantangan tersendiri.  Banyak teman yang bercerita tentang kerinduannya yang amat dalam untuk mengikuti misa di gereja dan menerima berkat, serta komuni kudus secara langsung, karena sulit merasakan kehadiran Tuhan melalui misa secara daring.

Pada saat-saat seperti itu, iman benar-benar sangat diuji.  Sebagai umat Katolik, kita diminta untuk memiliki iman seperti perwira yang dikisahkan dalam Injil hari ini, yang memiliki iman yang besar kepada Yesus yang dapat menyelamatkan. Sekalipun perwira itu bukan seorang Israel, tetapi ia beriman kepada Yesus untuk mendapatkan kesembuhan bagi hambanya walaupun Yesus tidak hadir secara langsung ke rumahnya dan menjamah hambanya yang sedang sakit.

Begitupun dengan kehidupan kita. Di manapun kita berada, walau hanya dapat beribadah di rumah, pribadi Yesus sebagai Anak Domba dalam setiap perjamuan Ekaristi, haruslah kita imani kehadiran-Nya.  (Md)

 
Apakah saya beriman bahwa Yesus senantiasa hadir dalam kehidupan di manapun saya berada?

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.